Periksa Kehamilan

posted in: Family | 0

Yuhuu Mama, quiz nih. Sesudah test pack, tes apa lagi yang selanjutnya perlu dilakukan Mama hamil?

 

Tes… testimoni kehamilan yang diposting di media sosial, eaaa. No, bukan itu (walau posting pengumuman juga wajib hukumnya).

 

Jawabannya ada 2: tes darah ANC 1dan tes TORCH.

 

 

Sudah belum?

 

Kedua tes ini bersifat wajib (sangat disarankan) dan bahkan dalam buku panduan KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) yang diterbitkan Kementerian Kesehatan, mengharuskan ibu mendapatkan pelayanan kesehatan antara lain tes golongan darah – untuk mempersiapkan donor bagi ibu hamil bila diperlukan, tes hemoglobin, untuk mengetahui apakah ibu kekurangan darah (anemia), tes pemeriksaan urine (air kencing), dan tes pemeriksaan darah lainnya, sesuai indikasi seperti malaria, HIV, Sifilis dan lain lain.

 

ANC 1 adalah Antenatal Care Trimester 1, yaitu tes darah dan urine yang akan memeriksa profil darah, golongan darah beserta rhesus, kadar zat besi, gula darah, dan lain-lain. Bahkan tes HIV juga sudah menjadi prasyarat dalam pemeriksaan Mama hamil.

 

Berikut adalah komponen yang diperiksa dalam ANC 1

1. Profile Haematology Component

  1. Haemoglobin
  2. Leucocyte count – total (TLC)
  3. Haematocrit
  4. Platelets count
  5. Eritrocyte (RBC) count
  6. Mean corpuscular volume (MCV)
  7. Mean corpuscular haemoglobine (MCH)
  8. Mean cell haemoglobine concentration (MCHC)
  9. ESR (Westergreen)
  10. Leucocyte count differential (DC)
    1. Basophi
    2. Eosinophil
    3. Neutrofil stab
    4. Neutrofil segment
    5. Lymphocyte
    6. Monocyte
    7. Others

2. ABO & RH grouping

    1. Golongan darah
    2. Rhesus

3. Ferritin

4. SGOT (AST)

5. SGPT (ALT)

6. Trigliserida

7. Random blood glucose

8. HBA1C

9. Protein total

10. Albumin

11. Globulin

12. Urea

13. Creatinine

14. HBS AG

15. Anti HIV

    1. Antigen
    2. Antibody

16. VDRL

17. Routine urine test

    1.  Colour
    2.  Turbidity
    3.  pH
    4. Specific Grafity
    5. Blood
    6. Glucose urine
    7. Protein urine
    8. Ketone urine
    9. Nitrit urine
    10. Bilirubine urine
    11. Urobilinogen urine
    12. Leucocyte esterase
    13. Sediment
      1. Eritrocyte
      2. Leucocyte
      3. Epitel
      4. Bacteri
      5. Crystal
      6. FungiCast/sylinder
      7. Others

Banyak ya? Selain itu, perlu dilakukan tes TORCH juga untuk mendeteksi tidak adanya infeksi yang disebabkan oleh virus Toksoplasma, Rubella, Cytomegalovirus (CMV) dan Herpes simplex.

 

Yang diperiksa adalah:

  1. Anti toxoplasma Ig G
  2. Anti toxoplasma Ig M
  3. Anti Rubella Ig G
  4. Anti Rubella Ig M
  5. Anti CMV Ig G
  6. Anti CMV Ig M
  7. Anti HSV II Ig M

Jika hasil IgG positif berarti tubuh telah memiliki kekebalan. Tetapi jika IgM positif juga, artinya infeksi tengah terjadi.

 

Kapan sebaiknya tes tersebut dilakukan?

 

Ini adalah tes yang dilakukan pada awal kehamilan atau trimester awal. Tapi ada juga yang melakukannya pada usia 12 minggu dimana resiko keguguran semakin kecil. Maksudnya, mengingat tes ini cukup mahal, ada kasus dimana tes sudah dilakukan tetapi keguguran terlanjur terjadi sehingga tes “mubazir”.

 

Bagaimana bila Mama baru saja melahirkan dan semua baik-baik saja? Apakah masih perlu mengambil tes lagi?

 

Ini adalah pertanyaan yang aku ajukan kepada dokter mengingat kehamilan keempat dengan kelahiran sebelumnya hanya selisih dua tahun. Jawab dokter, kalau tes golongan darah tentu tidak perlu, tapi berhubung sudah termasuk dalam paket, maka sekalian saja diambil.

 

Banyak hal yang mungkin terjadi diantara kehamilan, terlebih infeksi virus TORCH, misalnya Mama doyan makan daging mentah, memelihara kucing atau burung, melakukan transfusi darah, dan lain-lain. Makanya agar tenang, sangat disarankan untuk mengambil ulang tes tersebut pada setiap kehamilan.

 

Bagaimana proses tes tersebut dan berapa lama hasilnya?

 

Prosenya sangat mudah. Mama akan diambil darahnya sekitar 4 tabung, serta diminta untuk mengisi container kecil dengan air seni. Mama tidak perlu puasa sebelumnya.

 

Aku melakukan pengambilan darah di Brawijaya Women and Children Hospital yang dilakukan oleh suster Suci Nurani yang sama sekali nggak sakit!

 

Hasilnya memakan waktu 1 minggu.

 

 

Apa yang terjadi bila ada hasil yang tidak sesuai?

 

Bila ditemukan bahwa Mama memiliki haemoglobin rendah dalam sel darah merah, artinya Mama menderita anemia, dan hanya perlu mengonsumsi tambahan suplemen zat besi dan mengatur menu makan agar lebih banyak makanan yang mengandung zat besi seperti daging-dagingan merah.

 

Bila Mama mengidap atau adalah carrier hepatitis B, begitu si kecil lahir, dokter akan memberikannya injeksi hepatitis B immune globulin dan vaksin hepatitis B 12 jam setelah lahir.

 

Hal lain yang mungkin terjadi dan dapat dengan mudah ditangani contohnya adalah rhesus darah yang beda antara Mama dan Papa, yang mengakibatkan bedanya rhesus Mama dengan janin. Contoh, jika Mama Rh-negatif, maka Mama akan diberikan suntikan Rh immune globulin.

 

Bahkan jika positif mengidap virus HIV (ketok-ketok meja), di era modern ini banyak tindakan yang bisa dilakukan untuk mencegah janin terjangkit virusnya.

 

Jadi jangan buru-buru khawatir dengan hasil yang tidak sesuai dan tindakan yang perlu dilakukan, Insya Allah sehat semua ya Ma, tapi alangkah baiknya bila dilakukan tindakan precaution untuk memastikan semuanya baik-baik saja.

 

Berapa biaya tes tersebut?

 

Karena memang komponennya sangat banyak, harga tes ini memang mahal. Tetapi rumah sakit atau lab sering membuat harga paket.

 

Contohnya, di Brawijaya Women and Children Hospital, harga tes ANC 1 adalah Rp 1.977.800 dan harga tes TORCH adalah Rp 2.428.300 dengan grand total Rp 4.406.100. Glek. Tapi aku sempat membandingkan harga untuk melakukan kedua tes ini di Brawijaya Women and Children Hospital dan sebuah lab ternama. Ternyata lab tersebut masih lebih mahal Rp 500.000.

 

 

Memang tidak pernah murah ya segala sesuatu yang menyangkut kesehatan, terlebih kesehatan janin yang dikandung. Tetapi seperti yang aku sampaikan di artikel mengenai “Periksa Kromosom: Perlu Nggak Sih?”, sebagai orang tua kita tentu ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita. Dan semua biaya ini sudah seharusnya termasuk dalam perencanaan keuangan ketika memutuskan untuk punya anak.

 

Ohya, masih dalam semangat Proklamasi, MERDEKA! Semoga kita bisa mengisi kemerdekaan yang diperjuangkan dengan keringat dan darah oleh para pendahulu kita, dengan berkarya dan menyebarkan energi positif pada sekitar. Dan mencetak generasi penerus bangsa yang sehat lahir dan batin, dan memiliki kecintaan pada keluarga dan ibu Pertiwi. Amin!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *