Ilusi Langsing

posted in: Fashion & Beauty, Fitness | 0

Setelah kembali rutin bekerja di layar kaca seminggu pasca melahirkan, banyak yang DM menanyakan “rahasia” tampil langsing padahal baru melahirkan. Rahasia? Hahaha, well, rahasianya adalah ilusi! Seperti pesulap! Bagaimana cara “menyulap” diri tampil langsing padahal kenyataannya… masih jauuuuh.

 

3 rahasia untuk bisa memberi ilusi langsing adalah:

 

  1. Mengenakan pakaian dalam yang pas. Yup, pakaian dalam yang memberikan support sekaligus tight in all the right places bisa membuat tubuh terlihat jauh lebih langsing. Dari dulu aku terbiasa mengenakan korset kalau shooting karena bentuk tubuhku yang boyish (tidak ada lekuk pinggang) – setelah melahirkan, hanya persoalan mencari ukuran yang tepat. Kalau terlalu memaksakan yang ketat, malah menimbulkan ketidaknyamana dan bahkan ambeien. Mulai dengan yang rada besar dan perlahan turunkan ukuran. Seminggu pasca melahirkan aku mulai menggunakan korset size M dengan kait paling luar. Aku mengenakannya setiap shooting dan setiap “kuat” di rumah, termasuk saat tidur. Perlahan aku melihat ada pengurangan di ukuran perut dan bisa menggunakan kait paling dalam. Dua minggu kemudian, aku sudah “naik kelas” ke size S! Tapi kalau ini aku biasa pakai kalau shooting saja. Di rumah, kadang aku masih menggunakan size M (tapi lagi-lagi kalau “kuat”, karena kurang nyaman ya menyusui dan mengurus anak kalau sesak.)

  1. Pemilihan baju yang pas. Masih dengan tipu muslihat, baju juga bisa membuat seseorang terlihat lebih gemuk atau lebih kurus dari aslinya. Apalagi kalau shooting dimana kamera wide membuat terlihat 5 kg lebih gendut di layar kaca! Maka penting banget pemilihan baju. Nah baju seperti apa yang membuat (kelihatan) lebih kurus?
  • Perhatikan siluet. Pastinya karena masih berisi, siluet badan seperti apel… bulet gituh. Nah rubah menjadi bentuk hourglass/jam pasir (bentuk apel tapi ada pinggangnya – makanya perlu pakai korset); pas di bahu, ngebentuk di pinggang, dan jatuh di panggul. Yang skimming tapi tidak melekat ketat sehingga siluet tubuh terlihat “bersih”.
  • Hindari penuh di bagian leher seperti turtleneck atau kalung besar. Leher dengan kerah V membuat ilusi leher lebih panjang. Sabrina juga memamerkan tulang belikat (jangan lupa kasih highlight).
  • 2 pieces atau setelan lebih melangsingkan dibanding terusan; celana yang pas seperti skinny pants atau yang mengecil di bawah (celana gombrong malah membuat terlihat gemuk), dalaman polos yang pas badan tapi tidak clingy atau menempel, dipadukan dengan luaran atau blazer yang fitted (pas badan).
  • Kalau pinggang sudah kecilan, bisa pakai atasan yang dimasukkan ke celana atau rok, tapi pastikan celana dan rok tersebut high waist supaya pinggang terlihat yang bisa dipertegas dengan ikat pinggang. Kalau pinggang terlihat (jangan lupa pakai korset ya supaya pinggang semakin kecil) atasannya bisa lebih longgar, supaya “tetelan” di sekitar tali bra tidak tampak, yakaan.
  • Warna juga menentukan. Pilih warna-warna ngeblok yang polos atau motif pinstripe (garis-garis) vertikal. Warna gelap tentu lebih melangsingkan tetapi membosankan. Tambah a pop of color, agar fokus tidak semata pada bentuk badan. Misal celana hitam, dalaman warna putih, blazer warna fuchsia.
  • Pilih aksesoris yang simple. Terlalu banyak aksesoris chunky juga akan membuat Mama terlihat “padat”.

  1. Shading and bronzer. Kenapa body builder menggunakan baby oil pada tubuhnya? Kenapa model-model Victoria Secret tanning badannya sebelum pemotretan atau fashion show lingerie? Karena kulit yang lebih gelap dan berminyak/lembab memberi kesan lebih lean dan menonjolkan otot. Mama bisa mengoleskan Body Shop body butter mango pada bahu, lengan, dan kaki terutama betis (ini senjata rahasia model dari zaman ke zaman), atau kuaskan bronzer pada bagian tulang seperti belikat.

 

But I’m sure y’all aint happy with just that answer. Pasti ingin tahu juga tips bagaimana bisa langsing sungguhan tanpa bantuan korset, baju, shading dan lain-lain. Cara menurunkan berat badan dan mengembalikan bentuk tubuh pasca melahirkan, tapi tetap lancar memberikan ASI.

 

OK… tunggu artikel berikutnya ya! Air Susu Dibalas Air TuBa (Akhirnya Turun Berat Badan)…

Leave a Reply