Alergi Pada Bayi

posted in: Family | 5

Tidak ada pantangan dalam MPASI!

 

Panduan MPASI 4 bintang menyarankan bayi diperkenalkan pada berbagai variasi makanan agar tercukupi semua kebutuhan gizi untuk kebutuhan energi dan perkembangan organ tubuhnya, terutama otak.

 

Semua bahan makanan (pakai common sense ya, kalau durian ya jangan lah dikasih) boleh diberikan, termasuk makanan berpotensi alergan seperti telur, susu sapi dan turunannya, dan bahkan seafood!

 

Tapi bagaimanapun juga, akan selalu ada resiko kecil si Kecil alergi, apalagi kalau orangtuanya alergi. Hitung-hitungannya begini:

  • Bila Mama dan Papa alergi, maka kemungkinan si kecil alergi juga adalah 40%-60%.
  • Bila Mama dan Papa alergi terhadap hal yang sama, maka kemungkinannya meningkat menjadi 60%-80%.
  • Bila hanya salah satu yang alergi, kemungkinan si kecil alergi 20%-30%.
  • Bila orang tua tidak alergi tetapi memiliki anak lain yang alergi (bisa saja gen alergi ini datang dari anggota keluarga lain), kemungkinan si kecil alergi menjadi 25%-30%.
  • Bila kedua orangtua tidak ada riwayat alergi, tetap saja ada kemungkinan alergi 5%-15%.

 

Maka, amati reaksi si Kecil saat makan makanan tertentu. Yang paling nyata adalah dari tekstur BAB-nya yang beda dari biasanya, atau kulit yang memerah.

 

Aku sendiri sempat lalai dalam hal ini, yaitu memperbolehkan Nilouh makan strawberry. Video yang aku posting di Instagram menunjukkan Nilouh makan lahap sekali! Aku pikir fine-fine saja seperti semua makanan lain yang lahap ia makan. Eh, waktu mau aku mandikan, badannya merah-merah. Ups! Untung keluhannya itu saja dan tidak rewel sama sekali. Waktu aku bahas dengan suami, iapun ingat alergi strawberry saat kecil.

 

 

Ya sudah, we learn from our mistakes. Namanya juga parenting. Pokoknya sekarang bikin note saja, walau kakak-kakaknya tidak ada alergi apapun, khusus Nilouh tidak boleh makan strawberry termasuk makanan dengan kandungan strawberry seperti selai atau yoghurt.

 

Akupun kembali mengupdate pengetahuan tentang alergi. Baca deh blog aku tanggal 18 November 2018 “Alergi Pada Anak”. Ternyata alergi itu biasa timbul di usia 2 tahun (itupun kemungkinannya kecil, sekitar 2-8%), tapi bisa saja ada kasus pada bayi seperti yang terjadi pada Nilouh.

 

Ohya, alergi adalah respon abnormal dari sistem imun tubuh saat ada benda asing masuk. Pencetus alergi (alergen) berbeda bagi setiap penderita, demikian dengan reaksi tubuhnya. Biasanya reaksi langsung muncul dalam beberapa jam setelah anak makan, tapi bisa juga paling lambat 72 jam terpapar allergen.

 

Tata laksana pertama dalam menghadapi alergi adalah menghentikan/menghindari hal-hal yang dicurigai sebagai allergen. Nanti kalau anak sudah besar (1 tahun ke atas), boleh diperkenalkan lagi (desentisisasi) agar anak menjadi “kebal” alias tidak alergi lagi.

 

Tapi jangan sampai cerita aku membuat Mama jadi parno memberikan makanan potensi alergan dalam MPASI. Balik lagi ke hitung-hitungan diatas. Kalau Mama dan Papa alergi kuat, maka sebaiknya menunda pemberian susu sapi hingga usia 1 tahun, telur hingga usia 2 tahun, dan kacang-kacangan, ikan, seafood hingga 3 tahun.

 

Namun belum ada penelitian yang membuktikan manfaat penundaan atau pembatasan makanan dalam MPASI sehingga para ahli internasional tidak merekomendasikan pembatasan diet pada MPASI. Jangan sampai anak tidak mendapatkan variasi dalam makanannya. Apalagi makanan potensi allergen itu kaya akan gizi yang tidak ditemui dalam semua makanan.

 

So, selama Mama dan Papa tidak alergi, yuk bereksplorasi dalam meramu MPASI! Eh malah jadi seru ya, aku setiap hari sama Mbak di rumah membahas mau membuatkan makan apa untuk Nilouh besok. Apalagi melihat Nilouh menghabiskan kreasiku secara lahap, hap… ah Mama pun hap, hap, happy!

5 Responses

  1. ayu rizky

    mam, anak saya juga alergi strawberry. saya tau ketika stlh memberikannya Snack fortifikasi rasa strawberry. ketika mau mandi perutnya bintik2 merah. kalau boleh tau Nikon bintik merahnya dikasih apa ya mom? kemudian sembuh dlm wkt brapa hari? thx mom

    • mamudmaskin

      Nilouh ketahuan alergi strawberry karena badannya (terutama perut dan punggung) serta sekitar mulut bintik merah. Untung tidak gata; jadi tidak kami berikan apa-apa. dalam 3 hari mulai menghilang kok. Jadi kalau sampai kejadian lagi, buru-buru hentikan makanan yang diduga sumber alergi, dan kalau gatal bisa diberikan salep anti gatal khusus bayi, alihkan perhatiannya, dan berikan makanan lain atau ASI untuk mengurangi ketidaknyamanannya.

  2. Meria

    Mom gimana perkembangan bb nilouh? Pesat? Cz suka makan..di usiany skg bb brp?

  3. Meria

    Mom..nilou maemny kok lahap banget ya..ga ad masalah dong dg bb..pasti ideal..? Kl bole tau skg bb. Nilou brp mom dan makanan nilou ap aja yg boosting bb? Makasi mom

    • mamudmaskin

      Hai Mama, ya ampun maaf lama banget reply-nya. Wah BB Nilouh belum cek lagi karena semenjak imunisasi di bawah 1 tahunnya komplit, belum ke dokter lagi untuk cek. Mungkin sekarang sekitar 11 kg.
      Nilouh memang makannya lahap karena sejak 6 bulan ikut makan apa yang kita makan (yang aman untuk bayi tentunya) dan suka kita perkenalkan pada segala jenis makanan. Kebawa deh sampai sekarang hobinya makan.
      Kalau mau boosting bb, pastinya karbo-nya ditambah (nasi dll) tapi jangan sampai ketinggalan prohe. Bisa dinaikkan juga dari lemaknya (tambah mentega di makanan).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *