Kali ini Nadia dan Joy berkolaborasi dengan chef Vania Wibisono. Sudut pandang yang berbeda menyadari bahwa mereka bertiga mewakili tiga tingkatan kebanyakan kaum urban: Vania yang dikenal sebagai chef tentu memiliki pengetahuan lebih advanced: Nadia hobi memasak, walaupun seadanya, untuk keluarganya; Joy gemar mencicipi restoran baru yang happening tetapi tidak antusias turun ke dapur. Ketertarikan ketiganya pada berbagai aspek gaya hidup membuat mereka sepakat untuk mengawinkan aneka ide dan passion dalam buku Foodie And The City.

Ya, memang tengah terjadi perkembangan pesat dalam dunia kuliner. Berkat media sosial, program televisi, jasa kurir makanan, selebriti dengan usaha kuliner, kelas memasak, chef dengan segudang kreasi dan makin banyak otak kreatif menciptakan pengalaman makan yang mengesankan; hingga muncul daerah-daerah pusat kuliner seperti Kemang, Senopati, Pantai Indah Kapuk, Puri, Kota dan lain-lain. Tidak hanya Jakarta saja, buku ini juga mengupas culinary hotspotsdi berbagai kota besar di Indonesia yang layak menjadi destinasi wiskul.

Tujuan daripada penulisan buku ini adalah untuk menangkap perkembangan kuliner yang semakin marak, memberi referensi bagi para foodie, inspirasi bagi mereka yang ingin menggeluti bisnis kuliner, menu menarik dan aplikatif yang dapat dipraktikkan oleh para pembaca, sekaligus memenuhi permintaan para penggemar tulisan Nadia dan Joy yang menggelitik dan sedikit nakal.

Untuk menambah keabsahan buku ini, penulis mewawancarai berbagai narasumber seperti pakar terbaik di dunia kuliner seperti William Wongso, Bondan Winarno, Santhi Serad (Pendiri dan Ketua Aku Cinta Masakan Indonesia), manajemen The Union Group, psikolog Zoya Amirin, pengusaha food truck, food blogger, serta para artis dengan usaha kuliner.


Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Jumlah halaman: 292 Halaman

Harga: Rp 148.000