Inspirasi dibalik Minder… Done That! adalah pengalaman pribadi penulis. Siapa sangka melihat Aline fashion show, Intan menjadi narasumber, Nadia memandu acara live, atau Rahmah memberikan kelas public speaking, dahulu pernah gagu, menangis, atau melakukan kesalahan yang kian mengikis rasa percaya diri? 

Dalam buku ini, penulis berbagi kisah paling pribadi, proses menemukan potensi diri hingga kiat-kiat mendongkrak pede hingga bisa menjadi sosok seperti sekarang.

Kiat-kiat yang dimaksud ada berbagai macam, salah satunya dengan latihan “menangkis” komentar orang lain. Sehingga bila ada celaan atau hal yang bisa membuat drop rasa percaya diri, kita bisa lebih santai menghadapinya dengan candaan. Sebelum itu, pembaca diajak untuk mengikuti kuis yang mengukur tingkat kepedean. Cerita-cerita dalam buku ini disampaikan dengan ringan, personal dan tulus untuk menunjukkan bahwa minder adalah kondisi yang dialami oleh semua orang pada suatu titik dalam hidupnya. Minder bukanlah suatu vonis penyakit terminal ataupun sifat, minder adalah kondisi yang bisa dirubah! Yang penting memutuskan mau berubah dan mengupgrade diri. Sehingga kalau ada yang menanyakan “pernah minder?” bisa menjawab “been there, done that.” Dulu pernah, sekarang nggak lagi. 

Itulah yang ingin penulis bagikan, terutama pada anak-anak muda yang masih mencari jati diri yang terhimpit oleh peer pressure dan desakan dari media sosial. Agar mereka berani memiliki karakter sendiri. Jangan lagi fokus pada kekurangan. Semua orang memiliki kelebihan yang perlu dipoles untuk meraih kesuksesan.


Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Jumlah halaman: 162 Halaman

Harga: Rp 75.000